![]() |
| Tari Piring Minangkabau |
Dipercayai bahwa Tari Piring sudah ada di kepulauan
Melayu sejak lebih 800 tahun yang lalu dan berkembang di Minangkabau dari zaman
Sriwijaya. Kemunculan kerajaan Majapahit pada kurun ke 16, yang menjatuhkan
kerajaan Sriwijaya telah mendorong perkembangan Tari Piring ke negeri-negeri
Melayu bersama-sama penghijrah atau orang-orang pelarian Sriwijaya ketika itu.
Tari piring merupakan salah satu dari berbagai
kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat Sumatera Barat tepatnya masyarakat
minangkabau. Tarian Piring dulu diciptakan untuk memberikan persembahan kepada
dewa-dewa dalam memasuki masa panen, namun dengan datangnya Islam Tarian Piring
tidak lagi untuk dipersembahkan kepada dewa-dewa tetapi untuk majlis-majlis
keramaian yang dihadiri bersama oleh raja-raja atau pembesar negeri juga dalam
acara keramaian lainnya seperti pesta perkawinan.
